Rabu, 03 Juli 2013

Hello (again)


Sudah lama kita tak jumpa kawan!! Salam Kawanua! (kawanua=orang-orang minahasa) seperti judul di atas, kawan-kawa
n sudah dapat mentafsir kenapa saya menggunakan judul tersebut. Yups! jika kalian perhatikan tanggal post saya yang terakhir sudah sangat lama sekali dari post saya yang terakhir ini. Saya sudah sangat lama vakum karena belum adanya minat untuk menulis blog. Kalau kemampuan pasti sudah ada, hanya kemauannya saja yang belum ada. Sangking lamanya saya vakum, saya sampai lupa kapan terakhir saya nge-post dan apa judul post saya yang terakhir kali. Memang tulisan-tulisan saya ini kurang berbobot dari blog-blog lain, tapi saya tetap berusaha melakukan lebih dan pantang menyerah.



     Judul di atas saya ambil dari salah satu tokoh inspirasi saya, yaitu Steve Jobs, pendiri Apple. Kata tersebut digunakan oleh Steve pada saat ia kembali ke perusahaannya sendiri dan meluncurkan produk komputer baru pada sebuah presentasi. Hampir sama seperti saya yang sudah sangat lama vakum dalam dunia blogger.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat. Salam Blogger.

Rabu, 25 April 2012

Ada satu cerita tentang orang Singapura yang bernama Adam Khoo. Pada umur 26 tahun dia mempunyai empat bisnis yang beromzet US$ 20juta. Ketika umur 12 tahun Adam dicap sebagai orang yang malas, bodoh, agak terbelakang dan tidak ada harapan. Ketika masuk SD, dia benci membaca; maunya hanya main game computer dan nonton TV. Karena tidak belajar, banyak nilai F yang membuat dia semakin benci kepada gurunya; benci belajar, bahkan juga benci terhadap sekolah

Sisi Lain Facebook

Setiap apapun yang diciptakan di dunia ini pasti mempunyai sisi baik dan sisi buruknya. Seperti keping mata uang yang memiliki 2 sisi. Yang membedakan hanyalah persentage dari kebaikan dan keburukan itu sendiri. Kali ini “facebook” yang begitu mendunia juga mulai menuai sisi buruknya.
Pertama kali saya mengetahui sisi buruk dari facebook melalui koran. Disitu dikatakan ada seorang wanita yang ditemukan tewas dirumahnya. Selidik punya selidik ternyata pembunuhnya adalah suaminya (yang pada saat itu mereka tengah mengurus perceraian). Setelah polisi berhasil menangkap sang suami dan diinterogasi, sang suami pun dengan entengnya berkata alasan mengapa ia membunuh sang istri “karena saya melihat statusnya di facebook adalah single”. Nah lo?
Memang, semua itu